“Jalanlah di sebuah taman bunga dan janganlah engkau
kembali, dan petiklah bunga yang menurutmu paling indah.”
Cinta, kadang menjadi sebuah kisah yang sangat indah. Dan
terkadang menyakitkan. Orang bilang “love story is inspiring” apakah
benar..?!?! Hm.. sulit untuk aku jelaskan, tapi memang benar kisah cinta adalah
inspirasi bagi sang pemilik kisah.
Tapi cinta pun akan membuat orang menjadi di dalam
kerangkeng emas, yang membuat semua isi kerangkeng seperti istana padahal ia
dalam kerangkeng yang biasa, hanya mempunyai cat emas. Sepertinya itu adalah
hal yang istimewa, tapi itu adalah kekangan bagi sang pemilik kisah.
Menjadi orang yang dicintai akan memberikan ia kekuatan, tapi menjadi orang yang mencintai seseorang menjadikan ia seperti dalam kekangan.Entah kenapa itu ada dalam benakku sekarang, cinta memang di luar kewarasan, padahal sang pemilik kisah menderita tapi ia merasa dalam surga jika mengingatnya.
****
Ya.. mungkin engkau menerka bahwa aku adalah orang yang benci akan datangnya cinta, atau anti dari cinta karena aku beranggapan bahwa orang yang bercinta akan membuat ia dalam kekangan. Itu tidak benar, bahkan aku dulu sang pemilik kisah yang aku sebutkan, aku sang pengejar apa itu cinta.
Ya.. mungkin engkau menerka bahwa aku adalah orang yang benci akan datangnya cinta, atau anti dari cinta karena aku beranggapan bahwa orang yang bercinta akan membuat ia dalam kekangan. Itu tidak benar, bahkan aku dulu sang pemilik kisah yang aku sebutkan, aku sang pengejar apa itu cinta.
Bahkan suatu ketika aku pernah berfikir tentang bagaimana mencari
cinta sejati, ya.. tentu saja aku berfikir saat aku pernah merasakan apa itu
cinta. Hanya beberapa istilah dari taman bunga.
Mungkin bisa aku jelaskan kenapa di paragraf pertama curcol ini dituliskan kalimat “Jalanlah
di sebuah taman bunga dan janganlah engkau kembali, dan petiklah bunga yang
menurutmu paling indah.” Itu adalah kiasan menurutku untuk sang pencari cinta.
Maka jika engkau jiwa yang haus akan cinta, dengarlah
nasehat ini. “Jalanlah di sebuah taman bunga dan janganlah engkau kembali- maka
penggalan kalimat ini bisa saja aku artikan : jika engkau mencari apa itu cinta
maka carilah, berusahalah, tapi hanya ada satu jalan seperti lorong taman yang
mempunyai banyak bunga dan harus perlu diingat bahwa kita tidak boleh
melangkah mundur di jalan itu.
Lalu jika engkau yang haus akan cinta menemukan bunga
(cintamu) yang menurutmu paling indah yang kau yakin akan menyenangkan hatimu,
membuatmu tenang, dan membuatmu seakan-akan selalu ada di taman bunga, maka
petiklah bunga itu. Janganlah engkau ragu akan bunga itu, jika kau ragu lau
menemukan bunga indah lainnya, lalu ragu dan menemukan bunga indah berikutnya.
Maka percayalah kepadaku di ujung taman engkau tidak akan menemukan bunga
indahmu. Dan engkau tidak diperbolehkan untuk kembali melangkah mundur.
****
Bicara tentang perkataanku selanjutnya bahwa “menjadi orang yang dicintai akan memberikan ia kekuatan, tapi menjadi orang yang mencintai seseorang menjadikan ia seperti dalam kekangan.” Itu berarti dalam kisahmu harus membuat bunga indahmu menjadi orang yang dicintai, jika dua bunga merasa ia adalah orang yang dicintai, maka ia akan menjadi kuat, akan saling memberikan kekuatan lalu kekangan yang ia rasakan akan hilang, atau mereka melepaskan diri dari kekangan kerangkeng karena ia benar-benar sangat kuat. Satu batang kayu akan mudah rapuh, tapi dua batang kayu akan membuat lebih kuat, ditambah lagi dua batang kayu itu saling memberikan kekuatan.
Bicara tentang perkataanku selanjutnya bahwa “menjadi orang yang dicintai akan memberikan ia kekuatan, tapi menjadi orang yang mencintai seseorang menjadikan ia seperti dalam kekangan.” Itu berarti dalam kisahmu harus membuat bunga indahmu menjadi orang yang dicintai, jika dua bunga merasa ia adalah orang yang dicintai, maka ia akan menjadi kuat, akan saling memberikan kekuatan lalu kekangan yang ia rasakan akan hilang, atau mereka melepaskan diri dari kekangan kerangkeng karena ia benar-benar sangat kuat. Satu batang kayu akan mudah rapuh, tapi dua batang kayu akan membuat lebih kuat, ditambah lagi dua batang kayu itu saling memberikan kekuatan.
Maka dari itu, ada istilah cinta bertapuk sebelah tangan.
Maka tidak akan ada bunyi yang keluar apalagi nada, tidak akan pernah.. bahkan
mustahil.
“Jalanlah di sebuah taman bunga dan janganlah engkau
kembali, dan petiklah bunga yang menurutmu paling indah.”
Dulu aku pernah punya bunga indah itu,, tapi sekarang bunga itu hilang. Mungkin aku yang bodoh karena tidak menjaga bungaku, masih adakah jalan yang tersisa untuk aku menemukan bunga baruku.. ataukah aku sudah di ujung taman bunga, dan aku termakan oleh ucapanku sendiri..

0 komentar:
Posting Komentar